Aku Pendosa, ku lacurkan berkah Illahi di Ragaku.
Saat Aku Berkencan dengan Maksiat.
(Kaum berpeci datang menegur!!).
Kutanya pd mereka : Bagaimana caranya Sholat,
gerakan dan doanya yg bisa menjadikanku "Amar Ma'ruf Nahi Munkar?".
(Mereka tergugu, mentah penjabarannya! Pulang).
Aku Pendosa, kutelanjangi dhaifku dan terbahak pada "Hitam"ku.
Saat Aku Bermesra dengan kefakiranku.
(Kaum berjenggot datang).
Kutanya pd mereka : Bagaimana aplikasi kalimat "La Illaha Ilallahu" dlm kehidupan?.
(Mereka pun pulang krn merasa tidak mampu menjabarkannya).
Sampai suatu ketika, disebuah tempat yang abstrak.
Saat kucari sosok yg mengisi relung "dosa", korban dari nafsuku!
Pelampiasan hasratku atas nama cinta!.
Siapa sangka ditempat itu kutemukan JAWABNYA.
Tentang hati bijak penuh kasih, hilang semua fikir dan kata.
Hanya satu permohonan "KENALKAN AKU pada ALLAH".
Dunia ini tidaklah sempit.
Hidup pun tidaklah sulit.
Andai kita mau merendahkan HATI.
Menisbihkan KEBERADAAN dan berjalan mengikuti NURANI.
Menjadikan fikir sebagai Alat bantu dan Qolbu sebagai SUAR.
Dan kurasakan ALLAH MENJAGAKU.
Bukankah hanya Rosulullah yang "MA'SUM" (terlindungi dari dosa)??.
Aku ternyata sudah diberi bekal itu.
Hanya aku yang ingkar.
QOLBU ku pun meredup.
QOBRI yg mendominasi.
Tidak akan cukup kertas ini untuk menulis kebesaran_NYA.
Dan saat KEHAKIKIAN itu sudah terbuka.
InsyaALLAH, Nur Illahi dan Nur Muhammad menyatu dalam diri.
Sesungguhnya ISLAM itu INDAH, DAMAI, penuh KASIH namun TEGAS.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar