Kamis, 31 Maret 2011

♥♥ ADAB BERBICARA ♥♥

ADAB BERBICARA

1. Semua pembicaraan harus kebaikan, (QS 4/114, dan QS 23/3), dalam hadits nabi SAW disebutkan:

“Barangsiapa yang beriman pada ALLAH dan hari akhir maka hendaklah berkata baik atau lebih baik diam.” (HR Bukhari Muslim)
2. Berbicara harus jelas dan benar, sebagaimana dalam hadits Aisyah ra:
“Bahwasanya perkataan rasuluLLAH SAW itu selalu jelas sehingga bias difahami oleh semua yang mendengar.” (HR Abu Daud)
3. Seimbang dan menjauhi bertele-tele, berdasarkan sabda nabi SAW:
“Sesungguhnya orang yang paling aku benci dan paling jauh dariku nanti di hari Kiamat ialah orang yang banyak omong dan berlagak dalam berbicara.” Maka dikatakan: Wahai rasuluLLAH kami telah mengetahui arti ats-tsartsarun dan mutasyaddiqun, lalu apa makna al-mutafayhiqun? Maka jawab nabi SAW: “Orang2 yang sombong.” (HR Tirmidzi dan dihasankannya)
4. Menghindari banyak berbicara, karena kuatir membosankan yang mendengar, sebagaimana dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abu Wa’il:
Adalah Ibnu Mas’ud ra senantiasa mengajari kami setiap hari Kamis, maka berkata seorang lelaki: Wahai abu AbduRRAHMAN (gelar Ibnu Mas’ud)! Seandainya anda mau mengajari kami setiap hari? Maka jawab Ibnu Mas’ud : Sesungguhnya tidak ada yang menghalangiku memenuhi keinginanmu, hanya aku kuatir membosankan kalian, karena akupun pernah meminta yang demikian pada nabi SAW dan beliau menjawab kuatir membosankan kami (HR Muttafaq ‘alaih)
5. Mengulangi kata-kata yang penting jika dibutuhkan, dari Anas ra bahwa adalah nabi SAW jika berbicara maka beliau SAW mengulanginya 3 kali sehingga semua yang mendengarkannya menjadi faham, dan apabila beliau SAW mendatangi rumah seseorang maka beliau SAW pun mengucapkan salam 3 kali. (HR Bukhari)

6. Menghindari mengucapkan yang bathil, berdasarkan hadits nabi SAW:

“Sesungguhnya seorang hamba mengucapkan satu kata yang diridhai ALLAH SWT yang ia tidak mengira yang akan mendapatkan demikian sehingga dicatat oleh ALLAH SWT keridhoan-NYA bagi orang tersebut sampai nanti hari Kiamat. Dan seorang lelaki mengucapkan satu kata yang dimurkai ALLAH SWT yang tidak dikiranya akan demikian, maka ALLAH SWT mencatatnya yang demikian itu sampai hari Kiamat.” (HR Tirmidzi dan ia berkata hadits hasan shahih; juga diriwayatkan oleh Ibnu Majah)
7. Menjauhi perdebatan sengit, berdasarkan hadits nabi SAW:
“Tidaklah sesat suatu kaum setelah mendapatkan hidayah untuk mereka, melainkan karena terlalu banyak berdebat.” (HR Ahmad dan Tirmidzi)
Dan dalam hadits lain disebutkan sabda nabi SAW:
“Aku jamin rumah didasar surga bagi yang menghindari berdebat sekalipun ia benar, dan aku jamin rumah ditengah surga bagi yang menghindari dusta walaupun dalam bercanda, dan aku jamin rumah di puncak surga bagi yang baik akhlaqnya.” (HR Abu Daud)
8. Menjauhi kata-kata keji, mencela, melaknat, berdasarkan hadits nabi SAW:
“Bukanlah seorang mu’min jika suka mencela, mela’nat dan berkata-kata keji.” (HR Tirmidzi dengan sanad shahih)
9. Menghindari banyak canda, berdasarkan hadits nabi SAW:
“Sesungguhnya seburuk-buruk orang disisi ALLAH SWT di hari Kiamat kelak ialah orang yang suka membuat manusia tertawa.” (HR Bukhari)
10. Menghindari menceritakan aib orang dan saling memanggil dengan gelar yang buruk, berdasarkan QS 49/11, juga dalam hadits nabi SAW:
“Jika seorang menceritakan suatu hal padamu lalu ia pergi, maka ceritanya itu menjadi amanah bagimu untuk menjaganya.” (HR Abu Daud dan Tirmidzi dan ia menghasankannya)
11. Menghindari dusta, berdasarkan hadits nabi SAW:
“Tanda-tanda munafik itu ada 3, jika ia bicara berdusta, jika ia berjanji mengingkari dan jika diberi amanah ia khianat.” (HR Bukhari)
12. Menghindari ghibah dan mengadu domba, berdasarkan hadits nabi SAW:
“Janganlah kalian saling mendengki, dan janganlah kalian saling membenci, dan janganlah kalian saling berkata-kata keji, dan janganlah kalian saling menghindari, dan janganlah kalian saling meng-ghibbah satu dengan yang lain, dan jadilah hamba-hamba ALLAH yang bersaudara.” (HR Muttafaq ‘alaih)
13. Berhati-hati dan adil dalam memuji, berdasarkan hadits nabi SAW dari AbduRRAHMAN bin abi Bakrah dari bapaknya berkata:
Ada seorang yang memuji orang lain di depan orang tersebut, maka kata nabi SAW: “Celaka kamu, kamu telah mencelakakan saudaramu! Kamu telah mencelakakan saudaramu!” (2 kali), lalu kata beliau SAW: “Jika ada seseorang ingin memuji orang lain di depannya maka katakanlah: Cukuplah si fulan, semoga ALLAH mencukupkannya, kami tidak mensucikan seorangpun disisi ALLAH, lalu barulah katakan sesuai kenyataannya.” (HR Muttafaq ‘alaih dan ini adalah lafzh Muslim)
Dan dari Mujahid dari Abu Ma’mar berkata: Berdiri seseorang memuji seorang pejabat di depan Miqdad bin Aswad secara berlebih-lebihan, maka Miqdad mengambil pasir dan menaburkannya di wajah orang itu, lalu berkata: Nabi SAW memerintahkan kami untuk menaburkan pasir di wajah orang yang gemar memuji. (HR Muslim)

ADAB MENDENGAR

1. Diam dan memperhatikan (QS 50/37)

2. Tidak memotong/memutus pembicaraan
3. Menghadapkan wajah pada pembicara dan tidak memalingkan wajah
darinya sepanjang sesuai dengan syariat (bukan berbicara dengan lawan jenis)

4. Tidak menyela pembicaraan saudaranya walaupun ia sudah tahu,
sepanjang bukan perkataan dosa.

5. Tidak merasa dalam hatinya bahwa ia lebih tahu dari yang berbicara


ADAB MENOLAK / TIDAK SETUJU

1. Ikhlas dan menghindari sifat senang menjadi pusat perhatian

2. Menjauhi ingin tersohor dan terkenal
3. Penolakan harus tetap menghormati dan lembut serta tidak meninggikan suara
4. Penolakan harus penuh dengan dalil dan taujih
5. Menghindari terjadinya perdebatan sengit
6. Hendaknya dimulai dengan menyampaikan sisi benarnya lebih dulu
sebelum mengomentari yang salah

7. Penolakan tidak bertentangan dengan syariat
8. Hal yang dibicarakan hendaknya merupakan hal yang penting dan dapat dilaksanakan
dan bukan sesuatu yang belum terjadi

9. Ketika menolak hendaknya dengan memperhatikan tingkat ilmu lawan bicara,
tidak berbicara di luar kemampuan lawan bicara yang dikuatirkan menjadi fitnah
bagi diri dan agamanya

10. Saat menolak hendaknya menjaga hati dalam keadaan bersih,
dan menghindari kebencian serta penyakit hati.



Wamaa taufiiqi illaa biLLAAH, ‘alaihi tawakkaltu wa ilaihi uniib.

♥♥ MALAM PERTAMA DI ALAM KUBUR ♥♥

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh....

Hidup Laksana Satu Jalan, Berlembah Ngarai Dan Likuan,
Penuh Onak Duri Merintang, Hidup Memang Penuh Tantangan,
Tetapi Inilah Suratan, Berlaku Bagi Tiap Insan,
Hidup Adalah Pengabdian, Pengabdian Kepada ALLAH..

Sebuah malam yang meninggalkan isak tangis sanak saudara
Hari itu...mempelai sangat dimanjakan
Mandipun...harus dimandikan
Seluruh badan kita terbuka....
Tak ada sehelai benangpun menutupinya..
Tak ada sedikitpun rasa malu...
Seluruh badan digosok dan dibersihkan
Kotoran dari lubang hidung dan anus dikeluarkan
Bahkan lubang - lubang itupun ditutupi kapas putih...
Itulah sosok kita....
Itulah jasad kita waktu itu

Setelah dimandikan...,
Kitapun kan dipakaikan gaun cantik berwarna putih
Kain itu ...jarang orang memakainya..
Karena bermerk sangat terkenal bernama Kafan
Wewangian ditaburkan ke baju kita...
Bagian kepala..,badan...,
dan kaki diikatkan
Tataplah....tataplah..
itulah wajah kita

Keranda pelaminan...
langsung disiapkan
Pengantin bersanding sendirian...

Mempelai di arak keliling kampung bertandukan tetangga
Menuju istana keabadian sebagai simbol asal usul kita
Diiringi langkah gontai seluruh keluarga
Serta rasa haru para handai taulan

Gamelan syahdu bersyairkan adzan dan kalimah kudus
Akad nikahnya bacaan talkin...
Berwalikan liang lahat..
Saksi - saksinya nisan-nisan..yang tlah tiba duluan
Siraman air mawar..pengantar akhir kerinduan

dan akhirnya.....
Tiba masa pengantin..
Menunggu dan ditinggal sendirian...
Tuk mempertanggungjawabkan seluruh langkah kehidupan
Malam pertama bersama KEKASIH..
Ditemani rayap - rayap dan cacing tanah
Di kamar bertilamkan tanah..
Dan ketika 7 langkah tlah pergi....
Kitapun kan ditanyai oleh sang Malaikat...
Kita tak tahu apakah akan memperoleh Nikmat Kubur...
Ataukah kita kan memperoleh Siksa Kubur.....
Kita tak tahu...dan tak seorangpun yang tahu....
Tapi anehnya kita tak pernah galau ketakutan....
Padahal nikmat atau siksa yang kan kita terima
Kita sungkan sekali meneteskan air mata...
Seolah barang berharga yang sangat mahal...

Dan DIA KEKASIH itu..
Menetapkanmu ke syurga..
Atau melemparkan dirimu ke neraka..
Tentunya kita berharap menjadi ahli syurga...
Tapi....tapi ....sudah pantaskah sikap kita selama ini...
Untuk disebut sebagai ahli syurga ?????????

Sahabat...mohon maaf...jika malam itu aku tak menemanimu
Bukan aku tak setia...
Bukan aku berkhianat....
Tapi itulah komitmen azali tentang hidup dan kehidupan
Tapi percayalah...aku pasti kan mendo'akanmu...
Karena ...aku sungguh menyayangimu...
Rasa sayangku padamu lebih dari apa yang kau duga Aku berdo'a...semoga kau
jadi ahli syurga. Amien

Rabu, 30 Maret 2011

♥♥ CARA SYAITAN MENELANJANGI WANITA ♥♥

Syaitan sangat tidak suka kalau ada manusia yang taat kepada ALLAH. Karena itulah syetan selalu berusaha menggoda manusia agar tergelincir dari jalan ALLAH. Dalam menggoda manusia, syetan memiliki berbagai cara dan strategi. Dan yang sering dipakai adalah dengan memanfaatkan hawa nafsu, yang memang memiliki kecenderungan mengajak kepada keburukan (ammaratun bis su’). Syaitan seakan mengetahui kecenderungan nafsu kita, dia terus berusaha agar manusia keluar dari garis yang telah ditentukan ALLAH.
Salah satu sebab kehancuran umat manusia adalah karena hubungan lawan jenis yang tidak sah. Dan sebelum terjadinya huubungan ini, biasanya didahului dengan saling memandang, saling tertarik, lalu saling bertemu, dan selanjutnya saling bermaksiat. Untuk menyukseskan terjadinya proses kemaksiatan inilah syetan berusaha melepaskan hijab atau pakaian muslimah. Lepasnya hijab muslimah merupakan jalan licin yang mudah menggelincirkan manusia dari ketaatan kepada ALLAH.

Berikut adalah tahap-tahap yang digunakan oleh syetan dalam melepas pakaian muslimah….

1. Menghilangkan Definasi Hijab.

Pada tahap ini, syaitan membisikkan kepada  para wanita, bahwa pakaian apa pun termasuklah hijab, tiada kaitannya dgn agama, ia hanya sekadar pakaian atau gaya hiasan bg para wanita. Jadi tidak ada pakaian syar'ie. Pakaian, dgn apa pun bentuk dan namanya, tetap juga dikira pakaian.

Akibatnya, ketika zaman telah berubah, atau kebudayaan manusia telah berganti, maka tidak ada masalah utk pakaian ikut ganti juga. Demikianlah pula ketika seseorang berpindah dari suatu negeri ke negeri yg lain, maka harus baginya untuk  menyesuaikan diri dgn pakaian penduduknya, walau apa pun yg mereka pakai.

Berbeda halnya jika seorang wanita berkeyakinan bahwa hijab adalah pakaian syar'ie (identiti keIslaman), dan memakainya adalah ibadah, bukan  sekadar gaya (fashion). Bagi mereka ini, biar hidup dalam zaman dan negeri mana sekalipun, hijab syar'ie akan tetap dipertahankan.

Pertama: Membuka Bagian Tangan

Telapak tangan mungkin sudah kebiasaannya terbuka, maka syaitan membisikkan kepada  para wanita agar ada sedikit peningkatan model yakni membuka bagian hasta (siku hingga telapak tangan). "Ah tidak mengapa, kan masih pakai jilbab dan pakai baju panjang?" Begitu bisikan syaitan. Dan benar, si wanita akhirnya memakai pakaian model baru yg menampakkan tangannya, dan ternyata para lelaki melihatnya juga seperti biasa saja. Maka syaitan berbisik, "Lihat... tiada apa-apa, kan?"

Kedua: Membuka Leher dan Dada

Setelah menampakkan tangan menjadi kebiasaan, maka datanglah  syaitan utk membisikkan perkara baru. "Kini buka tangan sudah menjadi lumrah, maka perlu ada peningkatan model pakaian yang lebih maju lagi, yakni terbuka bagian  atas dada kamu. Tapi jangan  sebut sebagai  pakaian terbuka, hanya sekadar sedikit untuk mendapatkan hawa, agar tidak panas. Cobalah! Orang pasti tidak akan peduli, sebab hanya sebagian  kecil saja yang terbuka."

Ketiga: Berpakaian Tapi Telanjang

Seterusnya syaitan berbisik lagi, "Pakaianmu hanya biasa-biasa saja.. bagaimana  kalau kamu cari model  atau bahan lain yang lebih bagus?". Si wanita berfikir sejenak. Pakaian yang macam mana ya? "Banyak fashion  dan kain yang agak tipis, lalu bentuknya dibuat agak ketat biar lebih sedap/ cantik dipandang," syaitan memberi idea baru.

Maka tergodalah si wanita. Dicarinya model   pakaian yang ketat dan kain yang tipis bahkan transparant. "Mungkin tak ada masalah, kan potongan pakaiannya masih panjang, hanya bahan dan model  nya saja yg agak berbeda, biar nampak lebih feminin," begitu dia menambahkan . Dan hasilnya pakaian tersebut akhirnya menjadi budaya di kalangan wanita muslimah, makin hari makin bertambah ketat dan transparant, maka jadilah mereka wanita yang disebut oleh Nabi sebagai  wanita kasiyat 'ariyat (berpakaian tetapi telanjang!).

Keempat: Agak dibuka Sedikit

Setelah para wanita muslimah mengenakan pakaian yg ketat, maka syaitan datang  lagi. Dan sebagaimana biasanya, dia menawarkan ide  baru yang sepertinya "cool" dan "vogue", yakni dibisikkan kepada  wanita itu, "Pakaian seperti  ini membuat kamu susah berjalan atau duduk, soalnya sempit, apa tak sebaiknya dibelah hingga lutut atau mendekati paha? Dengan  itu kamu akan lebih  leluasa, lebih kelihatan lincah dan energik." Lalu dicobalah ide baru itu, dan memang  benar, dengan  dibelah mulai dari bagian bawah  hingga lutut atau mendekati paha, ternyata membuat lebih nyaman  dan leluasa, terutama ketika mau duduk atau naik kenderaan. "Ya.... tersingkap sedikit tak mengapa lah, yg penting enjoy," katanya.

2. Terbuka Sedikit Demi Sedikit.

Kini syaitan melangkah lagi, dengan  tipu daya lain yang lebih "power", tujuannya agar para wanita menampakkan bagian  aurat tubuhnya.

Pertama: Membuka Telapak Kaki dan Tumit

Syaitan berbisik kepada  para wanita, "Baju panjang  benar-benar tidak  praktis , kalau hanya dgn membelah sedikit bagiannya  masih kurang leluasa, lebih elok kalau dipotong saja hingga atas mata kaki, barulah agak longgar... Oh ya, ada yg terlupa, kalau kamu pakai baju sedemikian, maka jilbab yg besar tidak sepadan lagi, skrg kamu carilah jilbab yg kecil agar lebih serasi dan sepadan,  asal orang tetap menamakannya dgn jilbab."

Maka para wanita yang terpengaruh dengan  bisikan ini terburu-buru mencari fashion  pakaian yang dimaksudkan. Tidak ketinggalan  sandal tumit tinggi, yg kalau berjalan, dapat menarik perhatian org.

Kedua: Membuka Seperempat Hingga Separuh Betis

Terbuka telapak kaki telah biasa dia lakukan, dan ternyata org yang melihat juga tidak begitu ambil peduli. Maka syaitan kembali berbisik, "Ternyata kebanyakan manusia menyukai apa yg kamu lakukan, buktinya mereka tidak ada reaksi apa-apa, kecuali hanya beberapa org. Kalau langkah kakimu masih kurang leluasa, maka cobalah kamu cari fashion  lain yg lebih menarik. Bukankah kini banyak  skirt separuh betis dijual di pasaran? Tidak usah terlalu terbuka, hanya terlihat kira-kira sepuluh sentimeter saja. Nanti kalau sudah biasa, barulah kamu cari fashion  baru yang terbuka hingga separuh betis."

Ketiga: Terbuka Seluruh Betis

Kini di mata si wanita, zaman benar-benar telah berubah, syaitan telah berhasil membalikkan pandangan jernihnya. Terkadang si wanita berfikir, apakah ini tidak menyelisihi para wanita di masa Nabi dahulu. Namun bisikan syaitan dan hawa nafsu menyahut, "Ah jelas tidak, kan sekarang  zaman sudah berubah, kalau zaman dulu para lelaki mengangkat pakaiannya hingga setengah betis, maka wanitanya harus menyelisihi dengan  menjulurkannya hingga menutup telapak kaki, tapi kini lain, sekarang banyak  lelaki yang menurunkan pakaiannya hingga bawah mata kaki, maka wanitanya harus menyelisihi mereka  yaitu  dengan  mengangkatnya hingga setengah betis atau kalau perlu lebih ke atas lagi, sehingga nampak seluruh betisnya."

"Tetapi apakah itu tidak menjadi fitnah bagi kaum lelaki?" . "Fitnah? Ah, itu kan zaman dulu, di masa itu kaum lelaki tidak suka kalau wanita menampakkan auratnya, sehingga wanita-wanita mereka lebih banyak  di rumah dan pakaian mereka sangat  tertutup. Tapi sekarang  sudah berbeda, kini kaum lelaki kalau melihat bagian tubuh wanita yang terbuka, mereka malah senang dan mengatakan 'ooh' atau 'wow'. Bukankah ini berarti sudah tidak ada lagi fitnah, karena sama-sama suka? Lihat saja fashion  pakaian di sana-sini, dari yang di pasar malam hingga yang  di jual  di butik , membeli-belah, semuanya memperagakan  model  yang dirancang khusus untuk wanita maju di zaman ini. Kalau kamu tidak mengikutinya, akan menjadi wanita yang ketinggalan zaman."

3. Serba Mini

Setelah pakaian yang menampakkan betis menjadi pakaian sehari-hari dan dirasakan biasa-biasa  saja, maka datanglah  bisikan syaitan yg lain.

"Pakaian memerlukan variasi, jangan  yg itu-itu saja, skrg ini  model  skirt mini, dan agar sepadan, rambut kepala harus terbuka, sehingga benar-benar kelihatan indah."

Maka akhirnya skirt mini yang  menampakkan bagian bawah paha dia pakai, bajunya pun bervariasi, ada yang terbuka hingga lengan tangan, terbuka bagian  dada sekaligus bagian  punggungnya, dan berbagai model  lain yang serba pendek dan mini. Koleksi pakaiannya sangat  beraneka ragam, ada pakaian untuk berpesta, bersosial, pakaian kerja, pakaian resmi, pakaian malam, petang, musim panas, musim sejuk dan lain-lain, tak ketinggalan pakain  pendek separuh paha pun dia miliki. Model dan warna rambut juga ikut bervariasi, semuanya telah dicoba. Begitulah sesuatu yang sepertinya mustahil untuk  dilakukan, ternyata kalau sudah dihiasi oleh syaitan, maka segalanya menjadi serba mungkin dan diterima oleh manusia.

Hingga suatu ketika, muncul ide utk mandi di kolam renang terbuka atau mandi di pantai, di mana semua wanitanya sama, hanya dua bagian  paling kentara saja yang tersisa untuk ditutupi, yaitu  kemaluan dan buah dada. Mereka semua mengenakan pakaian yg sering disebut dgn "bikini". Kare na semuanya begitu, maka harus ikut begitu, dan na'udzubillah bisikan syaitan berhasil, tujuannya "Menelanjangi Kaum Wanita" tercapai.

"Selanjutnya terserah kamu wahai wanita, kalian semua sama, telanjang di hadapan lelaki lain, di tempat umum. Aku berlepas diri kalau nanti kelak kalian sama-sama di neraka. Aku hanya menunjukkan jalan, engkau sendiri yg melakukan itu semua, maka tanggunglah sendiri semua dosamu" kata syaitan, tidak ingin mengambil risiko.

Demikianlah halusnya cara yg digunakan syaitan, sehingga manusia terjerumus dlm dosa tanpa terasa. Selamatkan para wanita muslimah, jgn jerumuskan mereka ke dlm kebinasaan yg menyengsarakan, baik di dunia mahupun di akhirat.

Wallahu a'lam bisshawab.

Minggu, 27 Maret 2011

♥♥ MENJAGA KEHORMATAN WANITA MUSLIMAH ♥♥

Wahai saudariku muslimah, wanita adalah kunci kebaikan suatu umat. Wanita bagaikan batu bata, ia adalah pembangun generasi manusia. Maka jika kaum wanita baik, maka baiklah suatu generasi. Namun sebaliknya, jika kaum wanita itu rusak, maka akan rusak pulalah generasi tersebut.

Maka, engkaulah wahai saudariku… engkaulah pengemban amanah pembangun generasi umat ini. Jadilah engkau wanita muslimah yang sejati, wanita yang senantiasa menjaga kehormatannya. Yang menjunjung tinggi hak Rabb-nya. Yang setia menjalankan sunnah rasul-Nya.

Wanita Berbeda Dengan Laki-Laki

Allah berfirman,

وَمَاخَلَقْتُ الجِنَّ وَ الإِنْسَ إِلاَّلِيَعْبُدُوْنِ

“Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku.” (Qs. Adz-Dzaariyat: 56)

Allah telah menciptakan manusia dalam jenis perempuan dan laki-laki dengan memiliki kewajiban yang sama, yaitu untuk beribadah kepada Allah. Dia telah menempatkan pria dan wanita pada kedudukannya masing-masing sesuai dengan kodratnya. Dalam beberapa hal, sebagian mereka tidak boleh dan tidak bisa menggantikan yang lain.

Keduanya memiliki kedudukan yang sama. Dalam peribadatan, secara umum mereka memiliki hak dan kewajiban yang tidak berbeda. Hanya dalam masalah-masalah tertentu, memang ada perbedaan. Hal itu Allah sesuaikan dengan naluri, tabiat, dan kondisi masing-masing.

Allah mentakdirkan bahwa laki-laki tidaklah sama dengan perempuan, baik dalam bentuk penciptaan, postur tubuh, dan susunan anggota badan.

Allah berfirman,

 وَلَيْسَ الذَّكَرُ كَالأنْثَى

“Dan laki-laki itu tidaklah sama dengan perempuan.” (Qs. Ali Imran: 36)

Karena perbedaan ini, maka Allah mengkhususkan beberapa hukum syar’i bagi kaum laki-laki dan perempuan sesuai dengan bentuk dasar, keahlian dan kemampuannya masing-masing. Allah memberikan hukum-hukum yang menjadi keistimewaan bagi kaum laki-laki, diantaranya bahwa laki-laki adalah pemimpin bagi kaum perempuan, kenabian dan kerasulan hanya diberikan kepada kaum laki-laki dan bukan kepada perempuan, laki-laki mendapatkan dua kali lipat dari bagian perempuan dalam hal warisan, dan lain-lain. Sebaliknya, Islam telah memuliakan wanita dengan memerintahkan wanita untuk tetap tinggal dalam rumahnya, serta merawat suami dan anak-anaknya.

Mujahid meriwayatkan bahwa Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha berkata: “Wahai Rasulullah, mengapa kaum laki-laki bisa pergi ke medan perang sedang kami tidak, dan kamipun hanya mendapatkan warisan setengah bagian laki-laki?” Maka turunlah ayat yang artinya, “Dan janganlah kamu iri terhadap apa yang dikaruniakan Allah…” (Qs. An-Nisaa’: 32)” (Diriwayatkan oleh Ath-Thabari, Imam Ahmad, Al-Hakim, dan lain sebagainya)

Saudariku, maka hendaklah kita mengimani apa yang Allah takdirkan, bahwa laki-laki dan perempuan berbeda. Yakinlah, di balik perbedaan ini ada hikmah yang sangat besar, karena Allah adalah Dzat Yang Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.

Mari Menjaga Kehormatan Dengan Berhijab

Berhijab merupakan kewajiban yang harus ditunaikan bagi setiap wanita muslimah. Hijab merupakan salah satu bentuk pemuliaan terhadap wanita yang telah disyariatkan dalam Islam. Dalam mengenakan hijab syar’i haruslah menutupi seluruh tubuh dan menutupi seluruh perhiasan yang dikenakan dari pandangan laki-laki yang bukan mahram. Hal ini sebagaimana tercantum dalam firman Allah Ta’ala:

وَلا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ

“dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya.” (Qs. An-Nuur: 31)

Mengenakan hijab syar’i merupakan amalan yang dilakukan oleh wanita-wanita mukminah dari kalangan sahabiah dan generasi setelahnya. Merupakan keharusan bagi wanita-wanita sekarang yang menisbatkan diri pada islam untuk meneladani jejak wanita-wanita muslimah pendahulu meraka dalam berbagai aspek kehidupan, salah satunya adalah dalam masalah berhijab. Hijab merupakan cermin kesucian diri, kemuliaan yang berhiaskan malu dan kecemburuan (ghirah). Ironisnya, banyak wanita sekarang yang menisbatkan diri pada islam keluar di jalan-jalan dan tempat-tempat umum tanpa mengenakan hijab, tetapi malah bersolek dan bertabaruj tanpa rasa malu. Sampai-sampai sulit dibedakan mana wanita muslim dan mana wanita kafir, sekalipun ada yang memakai kerudung, akan tetapi kerudung tersebut tak ubahnya hanyalah seperti hiasan penutup kepala.

Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata:

“Semoga Alloh merahmati para wanita generasi pertama yang berhijrah, ketika turun ayat:

“dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung kedadanya,” (Qs. An-Nuur: 31)

“Maka mereka segera merobek kain panjang/baju mantel mereka untuk kemudian menggunakannya sebagai khimar penutup tubuh bagian atas mereka.”

Subhanallah… jauh sekali keadaan wanita di zaman ini dengan keadaan wanita zaman sahabiah.

Sebagaimana dijelaskan sebelumnya bahwa hijab merupakan kewajiban atas diri seorang muslimah dan meninggalkannya menyebabkan dosa yang membinasakan dan mendatangkan dosa-dosa yang lainnya. Sebagai bentuk ketaatan kepada Allah dan rasul-Nya hendaknya wanita mukminah bersegera melaksanakan perintah Alloh yang satu ini.

Allah ‘Azza wa Jalla berfirman: “Dan tidaklah patut bagi mukmin dan tidak (pula) bagi mukminah, apabila Allah dan rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, kemudian mereka mempunyai pilihan (yang lain) tentang urusan mereka, dan barangsiapa mendurhakai Allah dan rasul-Nya. Maka sungguhlah dia telah sesat, dengan kesesatan yang nyata.” (Qs. Al-Ahzab: 36)

Mengenakan hijab syar’i mempunyai banyak keutamaan, diantaranya:
  1. Menjaga kehormatan.
  2. Membersihkan hati.
  3. Melahirkan akhlaq yang mulia.
  4. Tanda kesucian.
  5. Menjaga rasa malu.
  6. Mencegah dari keinginan dan hasrat syaithoniah.
  7. Menjaga ghirah.
  8. Dan lain-lain. Adapun untuk rincian tentang hijab dapat dilihat pada artikel-artikel sebelumnya.
Kembalilah ke Rumahmu

وَقَرْنَ فِيْ بُيُوْتِكُنَّ

“Dan hendaklah kamu tetap berada di rumahmu.” (Qs. Al-Ahzab: 33)

Islam telah memuliakan kaum wanita dengan memerintahkan mereka untuk tetap tinggal dalam rumahnya. Ini merupakan ketentuan yang telah Allah syari’atkan. Oleh karena itu, Allah membebaskan kaum wanita dari beberapa kewajiban syari’at yang di lain sisi diwajibkan kepada kaum laki-laki, diantaranya:
  1. Digugurkan baginya kewajiban menghadiri shalat jum’at dan shalat jama’ah.
  2. Kewajiban menunaikan ibadah haji bagi wanita disyaratkan dengan mahram yang menyertainya.
  3. Wanita tidak berkewajiban berjihad.
Sedangkan keluarnya mereka dari rumah adalah rukhshah (keringanan) yang diberikan karena kebutuhan dan darurat. Maka, hendaklah wanita muslimah tidak sering-sering keluar rumah, apalagi dengan berhias atau memakai wangi-wangian sebagaimana halnya kebiasaan wanita-wanita jahiliyah.

Perintah untuk tetap berada di rumah merupakan hijab bagi kaum wanita dari menampakkan diri di hadapan laki-laki yang bukan mahram dan dari ihtilat. Apabila wanita menampakkan diri di hadapan laki-laki yang bukan mahram maka ia wajib mengenakan hijab yang menutupi seluruh tubuh dan perhiasannya. Dengan menjaga hal ini, maka akan terwujud berbagai tujuan syari’at, yaitu:
  1. Terpeliharanya apa yang menjadi tuntunan fitrah dan kondisi manusia berupa pembagian yang adil diantara hamba-hamba-Nya yaitu kaum wanita memegang urusan rumah tangga sedangkan laki-laki menangani pekerjaan di luar rumah.
  2.  Terpeliharanya tujuan syari’at bahwa masyarakat islami adalah masyarakat yang tidak bercampur baur. Kaum wanita memiliki komunitas khusus yaitu di dalam rumah sedang kaum laki-laki memiliki komunitas tersendiri, yaitu di luar rumah.
  3. Memfokuskan kaum wanita untuk melaksanakan kewajibannya dalam rumah tangga dan mendidik generasi mendatang.
Islam adalah agama fitrah, dimana kemaslahatan umum seiring dengan fitrah manusia dan kebahagiaannya. Jadi, Islam tidak memperbolehkan bagi kaum wanita untuk bekerja kecuali sesuai dengan fitrah, tabiat, dan sifat kewanitaannya. Sebab, seorang perempuan adalah seorang istri yang mengemban tugas mengandung, melahirkan, menyusui, mengurus rumah, merawat anak, mendidik generasi umat di madrasah mereka yang pertama, yaitu: ‘Rumah’.

Bahaya Tabarruj Model Jahiliyah

Bersolek merupakan fitrah bagi wanita pada umumnya. Jika bersolek di depan suami, orang tua atau teman-teman sesama wanita maka hal ini tidak mengapa. Namun, wanita sekarang umumnya bersolek dan menampakkan sebagian anggota tubuh serta perhiasan di tempat-tempat umum. Padahal di tempat-tempat umum banyak terdapat laki-laki non mahram yang akan memperhatikan mereka dan keindahan yang ditampakkannya. Seperti itulah yang disebut dengan tabarruj model jahiliyah.

Di zaman sekarang, tabarruj model ini merupakan hal yang sudah dianggap biasa, padahal Allah dan Rasul-Nya mengharamkan yang demikian.

Allah berfirman:

وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الْأُولَى

“Dan hendaklah kamu tetap berada di rumahmu, dan janganlah kalian berhias dan bertingkah laku seperti model berhias dan bertingkah lakunya orang-orang jahiliyah dahulu (tabarruj model jahiliyah).” (Qs. Al-Ahzab: 33)

Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, yang artinya: “Ada dua golongan ahli neraka yang tidak pernah aku lihat sebelumnya; sekelompok orang yang memegang cambuk seperti ekor sapi yang dipakai untuk mencambuk manusia, dan wanita-wanita yang berpakaian tapi hakikatnya telanjang, mereka berjalan melenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring. Mereka tidak akan masuk surga dan tidak bisa mencium aromanya. Sesungguhnya aroma jannah tercium dari jarak sekian dan sekian.” (HR. Muslim)

Bentuk-bentuk tabarruj model jahiliyah diantaranya:
  1. Menampakkan sebagian anggota tubuhnya di hadapan laki-laki non mahram.
  2. Menampakkan perhiasannya,baik semua atau sebagian.
  3. Berjalan dengan dibuat-buat.
  4. Mendayu-dayu dalam berbicara terhadap laki-laki non mahram.
  5. Menghentak-hentakkan kaki agar diketahui perhiasan yang tersembunyi.
Pernikahan, Mahkota Kaum Wanita

Menikah merupakan sunnah para Nabi dan Rasul serta jalan hidup orang-orang mukmin. Menikah merupakan perintah Allah kepada hamba-hamba-Nya:

“Dan nikahkanlah orang-orang yang sedirian diantara kamu, dan orang-orang yang layak (menikah) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. jika mereka miskin Allah akan memberi kemampuan kepada mereka dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (Qs. An-Nuur: 32)

Pernikahan merupakan sarana untuk menjaga kesucian dan kehormatan baik laki-laki maupun perempuan. Selain itu, menikah dapat menentramkan hati dan mencegah diri dari dosa (zina). Hendaknya menikah diniatkan karena mengikuti sunnah nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan untuk menjaga agama serta kehormatannya.

Tidak sepantasnya bagi wanita mukminah bercita-cita untuk hidup membujang. Membujang dapat menyebabkan hati senantiasa gelisah, terjerumus dalam banyak dosa, dan menyebabkan terjatuh dalam kehinaan.

Kemaslahatan-kemaslahatan pernikahan:
  1. Menjaga keturunan dan kelangsungan hidup manusia.
  2. Menjaga kehormatan dan kesucian diri.
  3. Memberikan ketentraman bagi dua insan. Ada yang dilindungi dan melindungi. Serta memunculkan kasih sayang bagi keduanya.
Demikianlah beberapa perkara yang harus diperhatikan oleh setiap muslimah agar dirinya tidak terjerumus ke dalam dosa dan kemaksiatan dan tidak menjerumuskan orang lain ke dalam dosa dan kemaksiatan. Allahu A’lam.

Sabtu, 26 Maret 2011

♥♥ Jadilah Bidadari Dunia dan Akhirat ♥♥

“Sesungguhnya orang-orang bertakwa berada di tempat yang aman. 
Di dalam taman-taman dan mata air-mata air. 
Mereka memakai sutera halus dan sutera tebal (duduk) berhadap-hadapan.
Demikianlah dan Kami jodohkan mereka kepada bidadari-bidadari bermata jeli”.
 

(QS. Ad-Dukhan 51-54)

Lalu, bagaimana dgn wanita?

Selalunya kita akan memikirkan "lalu bagaimana dgn wanita?", akan tetapi..

Pernahkah terlintas dalam hatimu ya ukhti, saudariku muslimah untuk menjadi bidadari di dunia dan di akhirat nanti?. Pernahkah kau membayangkan betapa cantik dan anggunnya ia, 

menjadi incaran dan simpanan hamba-hamba ALLAH yang soleh dan bertakwa. 
Pernahkah engkau mengangankannya? 
Pernahkah engkau mengimpikannya? 
Tidakkah hatimu tergerak untuk segera meraihnya? 
Sesungguhnya bidadari dunia adalah para wanita yang solehah, memurnikan ibadah hanya untuk_NYA semata, hatinya selalu takut dan terikat dengan Rabb_NYA, mentaati_NYA 
dalam keadaan sendirian ataupun di hadapan manusia. Sosok yang merindukan keredhaan 
ALLAH dan Rasul_NYA.

Wanita-wanita syurga disebut sebagai bidadari. Ia terbahagi dua yaitu bidadari yang 

ALLAH SWT ciptakan langsung sebagai bidadari (sudah ditempatkan di syurga) dan 
wanita-wanita mukmin yang ada di bumi (yang kelak bila masuk syurga menjadi bidadari).

Dalam buku Tamasya ke Surga, Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah menulis, bidadari-bidadari itu 

adalah wanita suci yang menyenangkan dipandang mata, menyejukkan dilihat dan 
menenteramkan hati setiap pemiliknya. Rupanya cantik jelita, kulitnya mulus. 
Ia memiliki akhlak yang paling baik, perawan, kaya akan cinta, dan umurnya sebaya.

Dalam surat Ar-Rahman:ayat 16, Allah berfirman :
“Di dalam surga itu terdapat bidadari-bidadari yang sopan menundukan pandangannya. 

Tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka. Tidak pula oleh jin”.
Lalu, siapakah orang yang akan sangat beruntung mendapatkannya? 

Siapa lagi kalau bukan orang-orang yang syahid kerana berjihad di jalan ALLAH, 
orang-orang yang tulus dan ikhlas membela agama ALLAH.

Seiring dengan datangnya Islam ke bumi sebagai rahmatan lil’alamiin, 

turun juga bidadari-bidadari, ia wujud sebagai manusia yang berhati lembut, 
menyenangkan dan menyejukkan bila dipandang mata serta menenteramkan hati 
setiap pemiliknya. Dialah wanita solehah yang menjaga kesucian dirinya. 
ALLAH telah menetapkan beberapa wanita mulia sebagai penghuni surga & penghulu 
(pemimpin) para bidadari.

Tapi betul ke wanita solehah itu lebih baik daripada bidadari syurga?

Daripada Umm Salamah, isteri Nabi SAW, katanya(di dalam sebuah hadis yang panjang): 

Aku berkata, “Wahai Rasulullah! Adakah wanita di dunia lebih baik atau bidadari?” 
Baginda menjawab, “Wanita di dunia lebih baik daripada bidadari sebagaimana yang zahir 
lebih baik daripada yang batin.” Aku berkata, “Wahai Rasulullah! Bagaimanakah itu?” 
Baginda menjawab, “Dengan solat, puasa dan ibadat mereka kepada ALLAH, ALLAH akan memakaikan muka-muka mereka dengan cahaya dan jasad mereka dengan sutera yang 
berwarna putih,berpakaian hijau dan berperhiasan kuning….(hingga akhir hadis)” 
(riwayat al-Tabrani).

Subhanallah…..

Seorang gadis kecil bertanya ayahnya, “Ayah ceritakanlah padaku perihal muslimah sejati?” 

Si ayah pun menjawab, “Anakku, seorang muslimah sejati bukan dilihat dari kecantikan dan keayuan wajahnya semata-mata. Wajahnya hanyalah satu peranan yang amat kecil, tetapi muslimah sejati dilihat dari kecantikan dan ketulusan hatinya yang tersembunyi. Itulah yang terbaik”. Si ayah terus menyambung, “Muslimah sejati juga tidak dilihat dari bentuk tubuh badannya yang mempersona, tetapi dilihat dari sejauh mana ia menutupi bentuk tubuhnya 
yang mempersona itu".
"Muslimah sejati bukanlah dilihat dari sebanyak mana kebaikan yang diberikannya ,tetapi dari keikhlasan ketika ia memberikan segala kebaikan itu. Muslimah sejati bukanlah dilihat dari seberapa indah lantunan suaranya tetapi dilihat dari apa yang sering mulutnya bicarakan .Muslimah sejati bukan dilihat dari keahliannya berbahasa,tetapi dilihat dari bagaimana 

caranya ia berbicara dan berhujah kebenaran". 
Berdasarkan ayat 31,surah An Nurr, Abdullah Ibnu Abbas dan lain-lainya berpendapat, "Seseorang wanita islam hanya boleh mendedahkan wajah, dua tapak tangan dan cincinnya di hadapan lelaki yang bukan mahram". (As syeikh said hawa di dalam kitabnya Al Asas fit Tasir).

“Janganlah perempuan -perempuan itu terlalu lunak dalam berbicara sehingga menghairahkan orang yang ada perasaan dalam hatinya, tetapi ucapkanlah perkataan yang baik-baik”. (surah Al Ahzab:32). “Lantas apa lagi ayah?” sahut puteri kecil terus ingin tahu. “Ketahuilah muslimah sejati bukan dilihat dari keberaniannya dalam berpakaian grand tetapi dilihat dari sejauh mana ia berani mempertahankan kehormatannya melalui apa yang dipakainya. Muslimah sejati bukan dilihat dari kekhuatirannya digoda orang di tepi jalanan tetapi dilihat dari kekhuatirannya dirinyalah yang mengundang orang tergoda".
"Muslimah sejati bukanlah dilihat dari seberapa banyak dan besarnya ujian yang ia jalani tetapi dilihat dari sejauh mana ia menghadapi ujian itu dengan penuh rasa redha dan kehambaan kepada TUHAN nya,dan ia sentiasa bersyukur dengan segala kurniaan yang diberi. Dan ingatlah anakku muslimah sejati bukan dilihat dari sifat mesranya dalam bergaul tetapi dilihat dari sejauh mana ia mampu menjaga kehormatan dirinya dalam bergaul.


Setelah itu si anak bertanya, ”Siapakah yang memiliki kriteria seperti itu ayah? Bolehkah saya menjadi sepertinya? Mampu dan layakkah saya ayah?”.Si ayah memberikan sebuah buku dan berkata, ”Pelajarilah mereka! Supaya kamu berjaya nanti. INSYA ALLAH kamu juga boleh menjadi muslimah sejati dan wanita yang solehah kelak, malah semua wanita boleh”. Si anak pun segera mengambil buku tersebut lalu terlihatlah sebaris perkataan berbunyi ISTERI RASULULLAH. “Apabila seorang perempuan itu solat lima waktu , puasa di bulan ramadhan ,menjaga kehormatannya dan mentaati suaminya, maka masuklah ia ke dalam syurga dari pintu-pintu yang ia kehendakinya.(riwayat Al Bazzar)

ALLAHU AKBAR.. Kita pun boleh jadi bidadari.. :) bidadari di syurga dan di akhirat.. 

Redha ALLAH itu pastinya..

♥♥ WANITA SEBAGAI UJIAN ♥♥

Dari Usamah bin Zaid, Rosulullah shollallahu’alaihi wasallam bersabda:  
“Tidak pernah kutinggalkan sepeninggalku godaan yang lebih berbahaya 
bagi kaum lelaki selain daripada godaan wanita.”

Perlu kita ketahui ukhty, fakta yang terjadi memang benar bahwa banyak sekali kerusakan 
yang telah timbul karena wanita yang tidak mengenali kemuliaan, kehormatan dan kesucian dirinya, sehingga menjadi wanita yang tidak bermartabat bahkan “murahan.”

Banyak kita temui para wanita yang menjajakan harga diri dan kesucian di jalan-jalan tanpa ada perasaan risih dan mereka menanggalkan rasa malunya, Mereka mengumbar nafsu para lelaki, padahal telah kita ketahui bahwa laki-laki itu sangat mudah tergoda (terfitnah) apalagi oleh perempuan yang berpakaian seksi, sehingga banyak timbul kejahatan karenanya, misalnya pemerkosaan, permusuhan, pembunuhan, bahkan sangat mungkin menyebabkan perbuatan syirik, seperti slogan yang ada “cinta ditolak, dukun bertindak.”

Fitnah lain yang mungkin ditimbulkan oleh wanita adalah fitnah harta dan kekuasaan. 
Wanita banyak yang tertipu dengan indahnya kehidupan dunia, suka bermewah-mewahan 
dan berfoya-foya. Lalu mereka mempengaruhi suami-suami mereka agar melakukan perbuatan haram untuk memenuhi nafsu dunianya, hingga banyak terjadi pencuriaan, perampokan, 
dan korupsi, karena laki-laki itu tidak ingin ditinggalkan wanita yang terlanjur dicintainya.

Wahai saudariku, mintalah pertolongan kepada ALLAH, agar kita tidak menjadi wanita penebar fitnah. Jadilah wanita mulia yang dapat mencetak generasi sholih untuk kejayaan agama islam, 
dan untuk keselamatanmu di akhirat kelak. Dengan apakah kita melakukannya wahai saudariku? Yaitu dengan mempelajari diinul islam yang haq, sesuai Al-Qur’an, As-Sunnah, dan pemahaman salafussholih, mengenai bagaimana beraqidah, bermanhaj, berakhlak, bermuamalah, berhijab/berpakaian syar’i, dan lain-lain dari seluruh aspek kehidupan kita.

Yang terakhir, perlu kita ketahui bahwa menuntut ilmu itu wajib bagi muslim & muslimah. 
Jadi, berdosalah bagi seseorang yang diberi kemampuan namun tidak mau menuntut ilmu. 
Semoga Alloh Ta’ala memberikan taufik bagi kita. 
Aamiin.

♥♥ ALLAH LAH YANG MENGHADIRKAN CINTA ♥♥

Saat taaruf aku selalu mencari-cari hal apa yang bisa membuatku tertarik padanya, 
selain agamanya. Karena Rasulpun menganjurkan untuk melihat calon kita sebelum 
menerimanya, untuk mencari apa yang menarik pada dirinya sehingga bersegera untuk menikahinya. Dan, ya.. saat proses itu berjalan, terkadang aku sering membandingkan 
dengan mereka yang sebelumnya pernah melamar dan mendekatiku.

Dia tidak pintar, bahkan aku merasa aku lebih pintar dari dirinya. Dia hanya lulusan sebuah sekolah yang namanya entah terdaftar di mana. Sedangkan aku, aku salah satu lulusan dari perguruan tinggi terkenal di Negeri ini dengan predikat yang membanggakan.

Dia tidak kaya, karena pekerjaannya pun masih serabutan. Seorang yang sedang berusaha menjadi wirausahawan. Dan kau tahu, saat taaruf dia hanya menyampaikan rencananya untuk berwiraswasta di bidang peternakan, yang tentu saja rencana itu bisa jalan dan bisa juga tidak. 
Dan lagi-lagi aku merasa lebih kaya darinya, karena penghasilanku yang bahkan sekian kali 
lipat lebih banyak darinya.

Dia tidak seterkenal diantara kawan-kawan pengajianku. Aku ingat setiap kali mendapat 
undangan pernikahan dari kawan-kawan, dan selalu melihat siapa calon pasangannya. 
Ah, ternyata Mas A yang suka ngisi dimana-mana itu, ternyata Mas B yang seorang trainer itu, ternyata Mas C yang ketua majelis itu dan yang lainnya. Dan lagi-lagi aku merasa lebih terkenal darinya, aku pernah jadi pengurus ini, pernah jadi trainer itu, belum lagi nama dan fotoku yang beberapa kali termuat di media cetak karena tulisanku yang terpublikasi.

Dan saat bertemupun, aku tak mendapati wajah dan penampilan ala Keanu Reeves, Matt Damon, Tom Cruise ataupun George Clooney, bintang-bintang film Hollywood yang dulu pernah menjadi idolaku. Sekalipun aku tak secantik Winona Ryder, Anne Hathaway, Katie Holmes ataupun Kajol, tapi berharap dari fisik yang menarik tidaklah salah selama bukan tujuan utama.

Dan entah mengapa, aku menerimanya. Aku merasa ALLAH lah yang menggerakkan semuanya, termasuk saat lidahku mengucapkan, “Ya, aku menerimanya, insyaALLAH”, hingga aku masih tak percaya, dua minggu sudah aku resmi menjadi istrinya.

Dulu aku berpikir, entah berapa lama aku membutuhkan waktu untuk bisa jatuh cinta padanya, seperti rasa yang pernah kuhadirkan pada sekian laki-laki sebelum dia. Mampukah aku dengan sepenuh hati menjadi permaisuri yang begitu mencintai sang raja? Ah, sebuah rentetan keraguan yang panjang….

Hingga…

Hanya butuh seminggu saja… ya… seminggu saja… aku telah dibuatnya jatuh cinta…, 
karena dia mampu membuatku menjadi anak-anak, perempuan dewasa, seorang ibu, 
seorang pekerja, sekaligus seorang pengemban dakwah.

Dia sungguh bisa membuatku merajuk dan manja layaknya anak-anak, diapun bisa membuatku menjadi pengambil keputusan layaknya perempuan dewasa, dia mampu membuatku terampil mengatur banyak hal layaknya seorang ibu, diapun tahu untuk selalu membantuku menjadi 
sorang pekerja yang berhasil, sekaligus seorang pendukung luar biasa untuk aktivitas dakwahku…

Kini aku tak berpikir lagi, tentang dia yang pintar itu, tentang dia yang kaya itu, tentang dia yang namanya banyak disebut itu, atau tentang dia yang setampan arjuna itu… karena ternyata kini, aku mendapatkan yang lebih baik…

Ya, dia pintar merebut hatiku, dia kaya akan sikap dan tutur kata yang membuatku terpesona, 
dia memang tak dikenal manusia, tapi aku yakin semangatnya untuk berjuang di jalan ALLAH, semoga membuat ALLAH semakin mengenalnya, dan tak ada yang lebih tampan dari seorang lelaki yang membuat para bidadari surga cemburu padanya…

Suamiku, ALLAH telah membuatku jatuh cinta padamu… 
Subhanallah wal hamdulillah wallahuakbar…

♥♥ KISAH KEMATIAN YANG DI TUNDA KARENA SEDEKAH ♥♥



Kematian memang di tangan ALLAH. 

Maka ada satu hal yang bisa membuat kematian menjadi sesuatu yang bisa ditunda, 
yaitu kemauan bersedekah, kemauan berbagi dan peduli.
_______________

 
SUATU hari, Malaikat Kematian mendatangi Nabiyallah Ibrahim, dan bertanya, 
“Siapa anak muda yang tadi mendatangimu wahai Ibrahim?”

“Yang anak muda tadi maksudnya?” tanya Ibrahim. 
“Itu sahabat sekaligus muridku.”

“Ada apa dia datang menemuimu?”
“Dia menyampaikan bahwa dia akan melangsungkan pernikahannya besok pagi.”

“Wahai Ibrahim, sayang sekali, umur anak itu tidak akan sampai besok pagi.” 
Habis berkata seperti itu, Malaikat Kematian pergi meninggalkan Nabiyallah Ibrahim. 
Hampir saja Nabiyallah Ibrahim tergerak untuk rriemberitahu anak muda tersebut, 
untuk menyegerakan pernikahannya malam ini, dan memberitahu tentang kematian 
anak muda itu besok. Tapi langkahnya terhenti. Nabiyallah Ibrahim memilih kematian tetap menjadi rahasia ALLAH.

Esok paginya, Nabiyallah Ibrahim ternyata melihat dan menyaksikan bahwa anak muda 
tersebut tetap bisa melangsungkan pernikahannya.

Hari berganti hari, minggu berganti minggu, bulan berganti bulan, dan tahun berganti tahun, Nabiyallah Ibrahim malah melihat anak muda ini panjang umurnya.

Hingga usia anak muda ini 70 tahun, Nabiyallah Ibrahim bertanya kepada Malaikat Kematian, apakah dia berbohong tempo hari sewaktu menyampaikan bahwa anak muda itu umurnya tidak akan sampai besok pagi? Malaikat Kematian menjawab bahwa dirinya memang akan mencabut nyawa anak muda tersebut, tapi ALLAH menahannya.

“Apa gerangan yang membuat ALLAH menahan tanganmu untuk tidak mencabut nyawa anak muda tersebut, dulu?”

“Wahai Ibrahim, di malam menjelang pernikahannya, anak muda tersebut menyedekahkan separuh dari kekayaannya. Dan ini yang membuat ALLAH memutuskan untuk memanjangkan umur anak muda tersebut, hingga engkau masih melihatnya hidup.”

_______________
 


Saudara-saudaraku, pembaca “Kajian Wisata Hati” dimanapun Anda berada, 
kematian memang di tangan ALLAH. justru itu, memajukan dan memundurkan kematian 
adalah hak ALLAH. Dan ALLAH memberitahu lewat kalam Rasul_NYA, Muhammad 
shalla `alaih bahwa sedekah itu bisa memanjangkan umur. jadi, bila disebut bahwa ada sesuatu yang bisa menunda kematian, itu adalah…sedekah.

Maka, tengoklah kanan-kiri Anda, lihat-lihatlah sekeliling Anda. Bila Anda menemukan ada satu-dua kesusahan tergelar. maka sesungguhnya Andalah yang butuh pertolongan. 
Karena siapa tahu kesusahan itu digelar ALLAH untuk memperpanjang umur Anda. 
Tinggal apakah Anda bersedia menolongnya atau tidak. Bila bersedia, maka kemungkinan 
besar memang ALLAH akan memanjangkan umur Anda.

Saudara-saudaraku sekalian, tidak ada seorang pun yang mengetahui kapan ajalnya akan sampai. Dan, tidak seseorangpun yang mengetahui dalam kondisi apa ajalnya tiba. Maka mengeluarkan sedekah bukan saja akan memperpanjang umur, melainkan juga memungkinkan kita meninggal dalam keadaan baik. Bukankah sedekah akan mengundang cintanya ALLAH? Sedangkan kalau seseorang sudah dicintai oleh ALLAH, maka tidak ada masalahnya yang tidak diselesaikan, tidak ada keinginannya yang tidak dikabulkan, tidak ada dosanya yang tidak diampunkan, dan tidak ada nyawa yang dicabut dalam keadaan husnul khatimah.

Mudah-mudahan ALLAH berkenan memperpanjang umur, sehingga kita semua berkesempatan untuk mengejar ampunan ALLAH dan mengubah segala kelakuan kita, sambil mempersiapkan kematian datang.
 

“Dan DIA_lah yang menidurkan kamu di malam hari dan DIA mengetahui apa yang kamu 
kerjakan di siang hari, kemudian DIA membangunkan kamu pada siang hari untuk 
disempurnakan umur yang telah ditentukan, kemudian kepada ALLAH_lah kamu kembali, 
lalu DIA memberitahukan kepadamu apa yang dahulu kamu kerjakan”
(An-Nisaa: 78)

♥♥ DOA BERANTAI ♥♥

Sebuah keluarga yang bahagia yang terdiri dari seorang Suami yang baik dan bijaksana, 
Seorang istri yang taat dan sholehah dan 2 orang anak yang masih kecil. 
Sang suami selalu memanjakan anak dan istrinya dengan perhatian dan kasih sayang. 
Dia selalu tersenyum dan membuat hati anak dan istrinya bahagia. 
Begitupun dengan sang istri, dia selalu taat dan patuh pada setiap keinginan dan perintah suaminya. Setiap hari, saat suami hendak pergi mencari nafkah, dia selalu mengantarnya 
dengan senyum ketulusan dan do’a. begitupun jika suaminya pulang kerja, dia selalu menyambutnya dengan penampilan yang menakjubkan disertai dengan wewangian dan 
tidak tertinggal sebuah senyuman tulus menyambut kepulangan sang suami.

Air hangat dan hidangan selalu tersedia dikala sang suami pulang. 
Begitupun dengan kedua anaknya. Mereka selalu menemani sang ibu dan senyuman 
mereka selalu menghiasi hati ayah dan ibunya. Sang suami pun merasa bersyukur 
karena telah dikaruniai seorang istri yang sholehah juga buah hati yang selalu 
membuat hatinya berbunga penuh kebahagiaan.

Namun didalam hatinya, dia mempunyai sebuah ketakutan. 
Dia amat menyayangi anak dan istrinya dan dia tidak ingin masa lalunya terjadi 
pada kedua anaknya. Entah masa lalu seperti apa yang selama ini dia sembunyikan 
dari istrinya. Dia selalu jujur tentang semua hal kepada istrinya kecuali tentang 
masa lalunya yang dia tidak ingin siapapun tahu akan hal itu. 
Namun dia sadar, bahwa ALLAH Maha Tahu.

Kemudian Pada suatu malam saat dia bangun malam untuk shalat tahajud dia meratapi 
semua kesalahan dan kelalaiannya di masa silam. Saat itu, istrinya terbangun. 
Melihat suaminya yang tidak ada di tempat tidur dia pun merasa heran karena 
biasanya suaminya selalu membangunkannya jika mau shalat tahajud. 
Sang istri pun bangun dan keluar kamar, saat itu dia melihat lampu kamar musholla 
menyala dan dia pun segera menghampirinya. Ketika dia tiba di pintu musholla 
yang sedikit terbuka, dia melihat suaminya sedang menangis di atas sajadahnya 
dan kemudian terucaplah sebuah do’a dari mulut suaminya.

“Ya ALLAH Ya Rabb… Sejujurnya hamba sangat malu pada_MU. 
Karunia_MU teramat besar namun rasa syukur dan penghambaan ku tidak pernah 
sebanding dengan apa yang telah Kau Berikan pada ku. Meskipun hamba teramat hina 
dan tidak pantas memohon pada_MU, namun Hamba tidak punya tempat lain untuk 
mengadu dan memohon pertolongan selain pada_MU.

Ya ALLAH.. Ampuni dosa-dosa ku dimasa lalu, Ampuni Dosa anak dan istri ku.. 
ayah ibu ku dan semua orang-orang yang kusayangi. Jika hamba terlampau hina 
untuk memintanya dan andai kata Kau tidak sudi mengabulkannya. Berikan semua amal 
kebaikan hamba pada mereka.. Ya ALLAH yang maha pemurah.. Jika itu belum cukup, 
Biarkan hamba yang menanggung semua dosa mereka, asalkan mereka bahagia.

Ya ALLAH.. jika saat ini Kau berkenan mengabulkan do’a hamba dan mungkin 
suatu saat nanti hamba akan tinggal ditempat yang nista (neraka) Hamba mohon kabulkan 3 permohonan terakhir hamba.

1. Hamba mohon agar Engkau sudi menemui hamba_MU yang hina ini.. meskipun begitu, 
hamba ingin Kau tahu bahwa hamba yang nista ini amat mencintai_MU.

2. Perkenankan hamba bertemu dengan kekasih_MU (Nabi Muhammad SAW) 
Meskipun hamba teramat malu dan tidak akan punya keberanian untuk menatapnya, 
izinkan hamba untuk bisa melihatnya. Izinkan hamba untuk bisa memandang wajah orang 
yang Kau cintai walaupun sesaat. Meskipun hamba adalah umatnya yang penuh noda, 
namun.. Hamba mencintainya dan teramat rindu padanya.

3. Saat kelak hamba berada di tempat yang nista, Hamba mohon izinkan hamba agar bisa 
melihat orang-orang yang hamba sayangi bahagia di tempat yang mulia.. 
itu saja sudah cukup ya Rabb… Hamba sudah cukup merasa bahagia melebihi apapun..

Ampuni Anak Istri hamba, Orang tua dan kerabat hamba, guru-guru hamba, saudara-saudara hamba, semua umat muslim di dunia, bahkan ampuni juga musuh-musuh hamba dan berikan mereka petunjuk ya Rabb..

Sekali lagi terima kasih Ya ALLAH.. Engkau adalah tempat berteduh, hamba benar-benar 
merasa nyaman saat mengadu pada_MU.. Terima kasih Engkau selalu menemani hamba.. Sampaikan salam hamba pada Kekasih_MU.. Walhamdulillahi Rabbil Aalamiin….!”

Setelah sang istri mendengar do’a yang terucap dari mulut suaminya, ia pun bergegas 
mengambil air wudlu dan shalat tahajud. setelah itu dia berdo’a..

Ya ALLAH.. Terima kasih.. Kau telah Karuniakan aku suami yang amat menyayangiku. 
Aku sungguh bahagia Ya ALLAH.. namun kebahagiaan ini tak sempurna tanpa dirinya. 
Ampuni Suami ku Ya ALLAH, selamatkan dia, Biarkan hamba yang menggantikannya….

Sang istri berdo’a untuk menggantikan suaminya dan mengajukan 3 permintaan yang sama 
seperti suaminya.

Di lain tempat saat sang ibu sedang berdo’a, anaknya yang paling kecil ( 5th ) pergi menuju 
kamar ibunya karena ingin di antar kekamar kecil. Saat dia sampai di pintu kamar ibunya, 
dia pun mendengar do’a sang ibu. dia menangis terharu dan bergegas kembali ke kamarnya. 
sambil menangis dia berdo’a hal yang sama. Dia bersyukur memiliki seorang ibu yang baik 
dan ayah yang begitu menyayanginya. dia juga mengajukan 3 hal yang sama seperti ayah 
dan ibunya.

Di saat itu sang kakak (7th) berjalan menuju kamar setelah dia sholat tahajud 
(dia sudah terbiasa bangun malam karena didikan ayah dan ibunya). Saat hendak masuk 
dia melihat dan mendengar apa yang dikatakan sang adik dalam tangisnya.

Mendengar hal itu dia kembali ke ruangan kosong tempat dia shalat dan berdo’a hal yang sama.. Dia amat menyayangi ayah dan ibu serta adiknya. dia terharu dengan sang adik yang usianya masih dini namun sudah memiliki kemauan dan keikhlasan untuk kedua orang tuanya dan dirinya. Lagi-lagi dia mengajukan 3 permohonan terakhir yang sama…

Subhanallah… Sahabat.. Andai kata itu adalah suami kita, istri kita, anak kita dan itu adalah keluarga kita.. Sungguh beruntung dan bahagianya….

Rabbana hablana min azwaajinaa wadhurriyaatinaa qurrota a’yun, waj’alnaa lilmuttaqiina imaamaa…

Semoga bermanfaat

♥♥ 7 KATA BIJAK IMAM SYAFI'I ♥♥

♥ Menuntut ilmu lebih utama daripada shalat sunah.

♥ Barangsiapa menginginkan dunia, ia harus berbekal ilmu dan barangsiapa menginginkan akhirat, juga harus berbekal ilmu.

♥ Tidak ada amalan yang lebih afdhal setelah melaksanakan kewajiban daripada menuntut ilmu.

♥ Seseorang tidak akan berhasil menuntut ilmu yang didasari kekuasaan dan kebanggaan, 
namun ia hanya akan berhasil menuntutnya dengan usaha keras, 
himpitan hidup, mengabdi kepada ilmu dan bersikap kerendahan hati.

♥ Belajarlah sebelum memimpin. Karena saat memimpin tidak ada lagi jalan untuk belajar.

♥ Barangsiapa menuntut ilmu, maka bersikap telitilah agar tidak 
menyia-nyiakan bagian ilmu yang terkecil.

♥ Orang yang tidak mencintai ilmu tidak akan memperoleh kebaikan dan tidak 
memiliki hubungan dekat dengan ilmu itu sendiri dan pengetahuan.

♥♥ THE WISDOM OF LIFE ♥♥

♥ Bertutur dengan kata yang baik, berpikirlah dengan niat yang baik dan melakukan
perbuatan baik. Memaafkan orang lain berarti berlaku baik pada diri sendiri.

♥ Kesuksesan adalah pengoptimalan suatu kelebihan, kegagalan adalah 
akumulasi dari segala kekurangan.

♥ Jangan menganggap remeh diri sendiri, karena setiap orang memiliki kemungkinan 
yang tak terhingga.

♥ Ilmu pengetahuan harus dipahami dengan sungguh-sungguh, 
baru bisa menjadi kebijaksanaan dalam diri sendiri.

♥ Kasih sayang tidak dapat dengan memohon pada orang lain, melainkan diperoleh dari sumbangsih yang diberikan.

♥ Musuh terbesar kita bukanlah orang lain, melainkan diri kita sendiri.

♥ Hendaknya bersaing untuk menjadi siapa yang lebih dicintai, 
bukan siapa yang lebih ditakuti.

♥ Menyia-nyiakan waktu setiap hari adalah pemborosan hidup, 
bekerja penuh semangat dan menjadi orang yang berguna adalah membangun 
kehidupan kita sendiri.

♥ Orang yang selalu mencari-cari alasan bagi kegagalannya, 
tidak akan memperoleh kemajuan untuk selamanya.

♥ Rumput tidak akan mudah tumbuh dilahan yang ditanami sayur-sayuran. 
Hati tidak mudah timbul kebencian bila dipenuhi rasa persahabatan.

♥ Berapa banyak kewajiban yang telah anda penuhi,
sebanyak itu pula kemampuan yang akan diperoleh.

♥ Kegembiraan seseorang tidak didasarkan dari berapa banyak yang dimilikinya, 
namun karena sedikit sekali berhitungan dengan orang lain.

♥ Sebelum mengkritik orang lain, pikirkan dahulu apakah kita sendiri telah sempurna 
dan bebas dari kesalahan.

♥ Kesuksesan yang paling besar dalam hidup adalah
bisa bangkit kembali dari kegagalan.

♥ Ucapan yang baik, bagai bunga teratai yang keluar
dari mulut; Ucapan yang buruk, seperti bisa ular yang
disemburkan dari mulut.

♥ Ada dua hal yang tidak bisa ditunda dalam kehidupan : 
berbakti pada orang tua dan melakukan kebajikan.

♥ Moralitas adalah sebuah pelita dalam peningkatan kepribadian, 
tidak seharusnya merupakan cambuk penghukum bagi orang lain.

♥ Menghargai dan merasa senang atas keberhasilan orang lain 
berarti meningkatkan harkat diri sendiri.

♥ Selalu berbaik hati selalu memperoleh hari-hari yang baik.

♥ Memberi maaf dan berbicara dengan ramah meskipun kita berada dipihak yang benar.

♥ Menerima kebajikan sekecil apapun harus dibalas sebesar-besarnya.

♥ Hendaknya kita menyadari, mensyukuri, dan membalas budi orang tua.

♥ Tetesan air dapat membentuk sebuah sungai, kumpulan butiran beras bisa 
memenuhi lumbung. Jangan meremehkan hati nurani sendiri, jangan pernah berpikir
untuk tidak melakukannya walau perbuatan itu sangai kecil.

♥ Sedikit berbicara lebih baik daripada banyak berbicara, akan lebih baik lagi jika 
hanya membicarakan hal yang baik-baik saja.

♥ Orang yang bijaksana baru mampu membedakan yang baik dan yang buruk, 
yang benar dan yang sesat, Orang yang rendah hati baru bisa membangun 
kehidupan yang indah sempurna.

♥ Di dalam kehidupan, kita tidak selalu berada dalam kondisi yang baik-baik saja, 
namun bagi yang pernah mengalami cobaan dan berhasil mengatasinya, 
akan sangat mudah menghadapi kondisi yang sesulit apapun.

♥ Permasalah sukar dan sulit diputuskan dalam hidup adalah suatu cobaan.

♥ Kasih sayang yang sesungguhnya adalah menjaga kondisi hati kita dengan sebaik-baiknya.

♥ Mampu bertoleransi dan lebih mengasihi orang lain, kita akan hidup dengan sangat gembira.

♥ Mampu menyumbangkan cinta kasih adalah suatu keberkahan. 
Mampu menghapus kerisauan adalah sifat yang bijaksana.

♥ Anggaplah segala permasalahan sebagai pelajaran dan pujian sebagai peringatan 
untuk mawas diri.

♥ Memperbaiki prilaku sendiri adalah untuk menolong diri sendiri, 
mampu mempengaruhi orang untuk berbuat baik adalah untuk menolong orang.

♥ Yang mencelakai diri sendiri tidak lain adalah kemarahan yang tidak pada tempatnya.

♥ Orang yang dapat memanfaatkan waktunya dengan baik, 
pasti bisa menguasai arah tujuan yang ingin dicapai.

♥ Lakukanlah menurut kemampuan yang ada, jangan berniat untuk menunda, 
ada kemungkinan anda tidak mendapatkan apa apa.

♥ Yang terindah di langit adalah bintang-bintang
bergemerlapan, sedangkan yang terindah dalam hidup
adalah kehangatan kasih sayang.

♥ Orang yang berbudi sifatnya bagaikan air yang dapat menyesuaikan diri 
 dalam berbagai bejana, hidup dalam kondisi bebas leluasa.

♥ Padi yang berisi akan semakin merunduk. 
Seseorang yang sukses semakin rendah hati.

♥ Berhenti di tengah perjalanan akan lebih sulit dan terasa lebih melelahkan 
daripada terus berjalan hingga sampai ke tujuan.

♥ Di kala memiliki, harus selalu mengenang penderitaan di saat tak punya, 
dalam cuaca baik harus mempersiapkan persediaan di musim hujan.

♥ Alam semesta ada batasnya, kekuatan tekad kita tak terhingga. 
Mudah mengikrarkan sebuah tekad, tapi sulit melaksanakannya.

♥ Perbuatan baik hendaknya bisa dioptimalkan, permasalahan harus ditinggalkan. 
Mensukseskan orang lain berarti mensukseskan diri sendiri.

♥ Lebih baik bekerja keras dan benar-benar melakukannya daripada 
berkemampuan tapi tidak melakukannya sama sekali.

♥ Orang harus menyayangi diri sendiri baru dapat mencintai semua orang di dunia.

♥ Dalam mengatasi berbagai masalah hendaknya berhati-hati, 
cermat, namun jangan berpikiran sempit.

♥ Jangan merasa khawatir pada banyaknya masalah,
yang dikhawatirkan adalah masalah yang dicari-cari.

♥ Ikrar harus luhur, tekad harus kokoh, kepribadian
harus lemah lembut, dan hati harus cermat.

♥ Berikrar dalam hati dan tidak pernah menyatakan dalam tindakan, 
sama halnya seperti bertani tanpa menebar bibit, 
hanya menyia-nyiakan sebuah jalinan jodoh.

♥ Orang berbudi berketetapan hati menggapai cita-citanya, 
orang yang picik hanya memiliki cita-cita dan tidak pernah berusaha.

Jumat, 25 Maret 2011

♥♥ WISE WORDS ♥♥

♥ Tak seorang pun sempurna.
Mereka yang mau belajar dari kesalahan adalah bijak.
Menyedihkan melihat orang berkeras bahwa mereka benar meskipun terbukti salah
Bila kita mengisi hati kita dengan penyesalan untuk masa lalu dan kekhawatiran untuk 
masa depan, kita tak memiliki hari ini untuk kita syukuri.

♥ Pikiran yang terbuka dan mulut yang tertutup, merupakan suatu kombinasi kebahagiaan.
Semakin banyak Anda berbicara tentang diri sendiri, semakin banyak pula kemungkinan 
untuk Anda berbohong.

♥ Jika Anda tidak bisa menjadi orang pandai, jadilah orang yang baik.

♥ Iri hati yang ditunjukan kepada seseorang akan melukai diri sendiri.
Anda cuma bisa hidup sekali saja di dunia ini,
tetapi jika anda hidup dengan benar,sekali saja sudah cukup.

♥ Kenangan indah masa lalu hanya untuk dikenang, bukan untuk diingat-ingat.
Rasa takut bukanlah untuk dinikmati,tetapi untuk dihadapi.
Orang bijaksana selalu melengkapi kehidupannya dengan banyak persahabatan.

♥ Buka mata kita lebar-lebar sebelum menikah, dan biarkan mata kita setengah 
terpejam sesudahnya. 

Persahabatan sejati layaknya kesehatan, nilainya baru kita sadari setelah kita 
kehilangannya

♥ Bertemanlah dengan orang yang suka membela kebenaran.
Dialah hiasan dikala kita senang dan perisai diwaktu kita susah
Namun kita tidak akan pernah memiliki seorang teman,
jika kita mengharapkan seseorang tanpa kesalahan.
Karena semua manusia itu baik kalau kita bisa melihat kebaikannya
dan menyenangkan kalau kita bisa melihat keunikannya
tapi semua manusia itu akan buruk dan membosankan
kalau kita tidak bisa melihat keduanya.

♥ Semulia-mulia manusia ialah siapa yang mempunyai adab,
merendahkan diri ketika berkedudukan tinggi,
memaafkan ketika berdaya membalas dan bersikap adil ketika kuat.

♥ Sesungguhnya sebagian perkataan itu ada
yang lebih keras dari batu,lebih tajam dari tusukan jarum,
lebihpahit daripada jadam dan lebih panas daripada bara.
Sesungguhnya hati adalah ladang,
maka tanamkanlah ia dengan perkataan yang baik
karena jika tidak tumbuh semuanya (perkataan yang tidak baik)
niscaya tumbuh sebagiannya

♥ Tidak ada simpanan yang lebih berguna daripada ilmu.
Tidak ada sesuatu yang lebih beruntung daripada adab.
Tidak ada kawan yang lebih bagus daripada akal.
Tidak ada benda ghaib yang lebih dekat daripada maut.

♥♥ LOVE WISE WORDS ♥♥

♥ Cinta tidak pernah meminta, ia sentiasa memberi, cinta membawa penderitaan, 
tetapi tidak pernah berdendam, tak pernah membalas dendam. 
Di mana ada cinta di situ ada kehidupan, manakala kebencian membawa kepada kemusnahan.

♥ Tuhan memberi kita dua kaki untuk berjalan, dua tangan untuk memegang, 
dua telinga untuk mendengar dan dua mata untuk melihat. 
Tetapi mengapa Tuhan hanya menganugerahkan sekeping hati pada kita? 
Karena Tuhan telah memberikan sekeping lagi hati pada seseorang untuk kita mencarinya. 
Itulah namanya Cinta.

♥ Ada 2 titis air mata mengalir di sebuah sungai.  Satu titis air mata tu menyapa air mata 
yg satu lagi, ” Saya air mata seorang gadis yang mencintai seorang lelaki tetapi telah kehilangannya. Siapa kamu pula?”. Jawab titis air mata kedua Itu, ”Saya air mata seorang 
lelaki yang menyesal membiarkan seorang gadis yang mencintai saya berlalu begitu sahaja.”

♥ Cinta sejati adalah ketika dia mencintai orang lain, dan kamu masih mampu tersenyum, 
sambil berkata: aku turut bahagia untukmu.

♥ Jika kita mencintai seseorang, kita akan sentiasa mendoakannya walaupun 
dia tidak berada disisi kita.

♥ Jangan sesekali mengucapkan selamat tinggal jika kamu masih mau mencoba. 
Jangan sesekali menyerah jika kamu masih merasa sanggup. 
Jangan sesekali mengatakan kamu tidak mencintainya lagi jika kamu masih tidak dapat melupakannya.

♥ Perasaan cinta itu dimulai dari mata, sedangkan rasa suka dimulai dari telinga. 
Jadi jika kamu mahu berhenti menyukai seseorang, cukup dengan menutup telinga. 
Tapi apabila kamu Coba menutup matamu dari orang yang kamu cintai, 
cinta itu berubah menjadi titisan air mata dan terus tinggal dihatimu dalam jarak waktu 
yang cukup lama.

♥ Cinta datang kepada orang yang masih mempunyai harapan walaupun mereka telah dikecewakan. Kepada mereka yang masih percaya, walaupun mereka telah dikhianati. 
Kepada mereka yang masih ingin mencintai, walaupun mereka telah disakiti sebelumnya 
dan kepada mereka yang mempunyai keberanian dan keyakinan untuk membangunkan 
kembali kepercayaan.

♥ Jangan simpan kata-kata cinta pada orang yang tersayang sehingga dia meninggal dunia, lantaran akhirnya kamu terpaksa catatkan kata-kata cinta itu pada pusaranya . Sebaliknya ucapkan kata-kata cinta yang tersimpan dibenakmu itu sekarang selagi ada hayatnya.

♥ Mungkin Tuhan menginginkan kita bertemu dan bercinta dengan orang yang salah sebelum bertemu dengan orang yang tepat, kita harus mengerti bagaimana berterima kasih atas 
kurniaan itu.

♥ Cinta bukan mengajar kita lemah, tetapi membangkitkan kekuatan. 
Cinta bukan mengajar kita menghinakan diri, tetapi menghembuskan kegagahan. 
Cinta bukan melemahkan semangat, tetapi membangkitkan semangat.

♥ Cinta dapat mengubah pahit menjadi manis, debu beralih emas, keruh menjadi bening, 
sakit menjadi sembuh, penjara menjadi telaga, derita menjadi nikmat, dan kemarahan 
menjadi rahmat.

♥ Sungguh menyakitkan mencintai seseorang yang tidak mencintaimu, 
tetapi lebih menyakitkan adalah mencintai seseorang dan kamu tidak pernah memiliki 
keberanian untuk menyatakan cintamu kepadanya.

♥ Hal yang menyedihkan dalam hidup adalah ketika kamu bertemu seseorang yang sangat 
berarti bagimu. Hanya untuk menemukan bahwa pada akhirnya menjadi tidak bererti dan 
kamu harus membiarkannya pergi.

♥ Kamu tahu bahwa kamu sangat merindukan seseorang, ketika kamu memikirkannya 
hatimu hancur berkeping. Dan hanya dengan mendengar kata “Hai” darinya, 
dapat menyatukan kembali kepingan hati tersebut.

♥ Tuhan ciptakan 100 bahagian kasih sayang. 99 disimpan disisinya dan hanya 1 bahagian diturunkan ke dunia. Dengan kasih sayang yang satu bahagian itulah, makhluk saling 
berkasih sayang sehingga kuda mengangkat kakinya kerana takut anaknya terpijak.

♥ Kadangkala kamu tidak menghargai orang yang mencintai kamu sepenuh hati, 
sehinggalah kamu kehilangannya. Pada saat itu, tiada guna sesalan karena perginya 
tanpa berpatah lagi.

♥ Jangan mencintai seseorang seperti bunga, karena bunga mati kala musim berganti. 
Cintailah mereka seperti sungai, kerana sungai mengalir selamanya.

♥ Cinta mampu melunakkan besi, menghancurkan batu, membangkitkan yang mati dan 
meniupkan kehidupan padanya serta membuat budak menjadi pemimpin. 
Inilah dasyatnya cinta !

♥ Permulaan cinta adalah membiarkan orang yang kamu cintai menjadi dirinya sendiri, 
dan tidak merubahnya menjadi gambaran yang kamu inginkan. 
Jika tidak, kamu hanya mencintai pantulan diri sendiri yang kamu temukan di dalam dirinya.

♥ Cinta itu adalah perasaan yang mesti ada pada tiap-tiap diri manusia, 
ia laksana setitis embun yang turun dari langit,bersih dan suci. 
Cuma tanahnyalah yang berlain-lainan menerimanya. Jika ia jatuh ke tanah yang tandus,
tumbuhlah oleh karena embun itu kedurjanaan, kedustaan, penipu, langkah serong 
dan lain-lain perkara yang tercela. Tetapi jika ia jatuh kepada tanah yang subur, di sana akan tumbuh kesuciaan hati, keikhlasan, setia budi pekerti yang tinggi dan lain-lain perangai yang terpuji.

♥ Kata-kata cinta yang lahir hanya sekadar di bibir dan bukannya di hati mampu melumatkan seluruh jiwa raga, manakala kata-kata cinta yang lahir dari hati yang ikhlas mampu untuk mengubati segala luka di hati orang yang mendengarnya.

♥ Kamu tidak pernah tahu bila kamu akan jatuh cinta. namun apabila sampai saatnya itu, 
raihlah dengan kedua tanganmu,dan jangan biarkan dia pergi dengan sejuta rasa tanda 
tanya dihatinya

♥ Cinta bukanlah kata murah dan lumrah dituturkan dari mulut ke mulut tetapi cinta 
adalah anugerah Tuhan yang indah dan suci jika manusia dapat menilai kesuciannya. 
♥ Bukan laut namanya jika airnya tidak berombak. Bukan cinta namanya jika perasaan 
tidak pernah terluka. Bukan kekasih namanya jika hatinya tidak pernah merindu dan cemburu.

♥ Bercinta memang mudah. Untuk dicintai juga memang mudah. 
Tapi untuk dicintai oleh orang yang kita cintai itulah yang sukar diperoleh.

♥ Satu-satunya cara agar kita memperolehi kasih sayang, ialah jangan menuntut agar kita dicintai, tetapi mulailah memberi kasih sayang kepada orang lain tanpa mengharapkan balasan.
ini hanya sekedar Blog... jangan di acak acak ♫♪ ❤ DEWI ❤ ♪♫